TIM SANCANG POLRES GARUT BEKUK 6 PELAKU PEMBACOKAN, MOTIF CEMBURU MEMICU AKSI BRUTAL
TIM SANCANG POLRES GARUT BEKUK 6 PELAKU PEMBACOKAN DI GARUT, PERILAKU BRUTAL DIPICU PERASAAN CEMBURU
JEJAK SINDIKAT GARUT – Satuan Reserse Kriminal Polres Garut melalui Unit III Pidum (Tim Sancang) bekerja sama dengan Unit Reskrim Polsek Tarogong Kaler berhasil mengamankan enam orang tersangka yang diduga terlibat dalam tindak pidana kekerasan secara bersama-sama di lingkungan publik.
Peristiwa yang melibatkan penggunaan senjata tajam terjadi pada Sabtu (21/3/2026) sekitar pukul 17.30 WIB di wilayah Kecamatan Tarogong Kaler, Kabupaten Garut.
Kasat Reskrim Polres Garut, AKP Joko Prihatin, menjelaskan bahwa kronologi kejadian bermula ketika korban menerima informasi tentang adanya seseorang yang menjadi korban pembacokan. Dengan tujuan membantu, korban kemudian mendatangi lokasi untuk menutup warung milik rekannya.
Namun, situasi menjadi tidak terkendali ketika korban melihat beberapa orang tidak dikenal membawa senjata tajam sedang mengejar salah satu warga. Dalam upaya menyelamatkan diri, korban justru menjadi target penyerangan berikutnya.
"Korban dikejar oleh sekelompok orang yang menggunakan sepeda motor dan membawa senjata tajam. Salah satu pelaku kemudian melakukan tindakan pembacokan yang mengenai bagian tangan kiri korban. Akibatnya, korban mengalami luka robek pada tangan serta luka lecet di bagian leher belakang," terangnya pada Senin (23/3/2026).
Hasil penyelidikan awal mengungkap bahwa motif di balik aksi kekerasan tersebut diduga dipicu oleh rasa cemburu dari salah satu pelaku. Perasaan tersebut muncul setelah ia melihat pacarnya bersama orang lain, yang kemudian berujung pada serangan secara bersama-sama.
Dengan dukungan laporan dan proses penyelidikan yang cepat, Tim Sancang Polres Garut berhasil mengamankan keenam tersangka di wilayah Kecamatan Banyuresmi, Kabupaten Garut.
Keenam tersangka masing-masing berinisial RB (34), MP (21), DR (22), GS (33), T (30), dan MI (22), yang seluruhnya merupakan warga Kecamatan Banyuresmi.
"Keenam tersangka telah dibawa ke Unit Reskrim Polsek Tarogong Kaler untuk menjalani pemeriksaan lebih mendalam. Saat ini, kami terus melakukan pengembangan kasus, termasuk dalam rangka pencarian barang bukti serta mendalami kemungkinan keterlibatan pelaku lain dalam aksi kekerasan tersebut," tambah AKP Joko Prihatin.
(red)
Recent Articles
•
Robert Simangunsong, S.H., M.H. (Bendahara Umum DPN PERADI): Penanganan Kasus Penyerangan Andrie Yunus Wajib Mengungkap Seluruh Keterlibatan Hingga ke Pemberi Perintah
•
Tinjauan Yuridis Hak Konstitusional Advokat: Analisis Kasus dan Strategi Hukum Menurut Dr. (C) Firdaus Oiwobo, S.H., S.H.i., M.H.
•
Konsistensi dan Dedikasi: Oki Prasetiawan, SM.,SH.,MH. Hadiri Halalbihalal dan Seminar Nasional PETISI AHLI
•
DPRD Kabupaten Sukabumi Apresiasi Tiga Kecamatan Berprestasi dalam Evaluasi LKPJ Bupati 2025
•
Mosi Tidak Percaya di KONI Kabupaten Bogor: Rizwan Menilai Kepentingan Publik Dipertaruhkan
•
Nelayan Hilang di Perairan Cipunaga, Tim Gabungan Lakukan Pencarian Intensif
•
SASAR OPERASI PEKAT, PULUHAN BOTOL MIRAS DIAMANKAN DI GUNUNG JATI
•
JEMBATAN SILIWANGI AMBRUK DI TEGALBULEUD, LIMA WARGA TERJATUH KE SUNGAI
•
Kondisi Memprihatinkan Jalan Parungkuda–Pakuwon: "Jalan Butut Pulang Kampung" Menjadi Sorotan Publik
•
DITEMUKAN TANPA TANDA KEKERASAN, POLISI DUGA KORBAN MENINGGAL KARENA SAKIT
Popular Articles
•
Kapolres Garut Pimpin Langsung Sistem One Way, Arus Mudik Operasi Ketupat Lodaya 2026 Berjalan Lancar
•
OKI PRASETIAWAN, SM.,SH.,MH.: KONSTRUKSI CITIZEN LAWSUIT PERLU DIKAJI SECARA RIGOROS, BERISIKO KEKELIRUAN FORUM DAN OBJEK SENGKETA
•
KEPUTUSAN KPK ALIHKAN PENAHANAN YAQUT CHOLIL QOUMAS MENJADI TAHANAN RUMAH MENDAPAT SOROTAN
•
Musa Darwin Pane: KPK Boleh Berikan Tahanan Rumah, Tetapi Jangan Ada Diskriminasi
•
Arus Kendaraan di Sejumlah Jalur Utama Terpantau Padat Sejak Pagi