Prabowo Terima Menteri Keamanan Negara China
Bahas Penguatan Kerja Sama Keamanan Regional dan Global
JAKARTA, 28 Maret 2026 – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menerima kunjungan Menteri Keamanan Negara (Minister of State Security/MSS) Republik Rakyat Tiongkok (RRT) Chen Yi Xin di Istana Negara, Jakarta, pada hari Jumat (27/3). Pertemuan yang berlangsung dalam suasana hangat tersebut menyoroti hubungan bilateral yang erat antara kedua negara, sekaligus membahas upaya bersama dalam menjaga stabilitas keamanan di kawasan Asia dan dunia.
Dalam kesempatan tersebut, Chen Yi Xin menyampaikan harapan pihak Tiongkok untuk memperkuat kerja sama dengan negara-negara sahabat, termasuk Indonesia. Menurutnya, kolaborasi yang sinergis di bidang keamanan menjadi kunci penting dalam memelihara ketertiban dan meningkatkan kestabilan di tingkat regional maupun global.
Menanggapi hal tersebut, Presiden Prabowo menegaskan posisi Indonesia yang selalu mengedepankan pentingnya stabilitas kawasan sebagai fondasi utama bagi pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan. "Stabilitas adalah prasyarat tak terpisahkan bagi kemajuan dan kesejahteraan bangsa. Melalui kerja sama yang saling menguntungkan, kita dapat bersama-sama menghadapi tantangan keamanan yang semakin kompleks," ujar Presiden Prabowo.
Selain itu, Kepala Negara juga menyambut baik upaya peningkatan kerja sama antara MSS RRT dengan Badan Intelijen Negara (BIN) Indonesia. Hal ini sejalan dengan visi kebijakan luar negeri pemerintahan Prabowo untuk memperkuat keamanan nasional di tengah dinamika geopolitik global yang berkembang ke arah tatanan multipolar.
Pada pertemuan tersebut, Presiden Prabowo didampingi oleh Kepala BIN Letnan Jenderal TNI (Purn) M. Herindra, yang juga menjabat sebagai anggota Kabinet. Turut hadir juga Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi serta Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.
Peningkatan kerja sama antara kedua lembaga intelijen ini diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata dalam menangani berbagai isu keamanan, mulai dari terorisme, kejahatan lintas batas, hingga ancaman baru yang muncul seiring perkembangan zaman. Sebagai negara yang aktif dalam diplomasi regional dan global, Indonesia terus berkomitmen untuk berperan aktif dalam membangun lingkungan yang lebih aman dan stabil bagi seluruh bangsa.(red)
Recent Articles
•
Robert Simangunsong, S.H., M.H. (Bendahara Umum DPN PERADI): Penanganan Kasus Penyerangan Andrie Yunus Wajib Mengungkap Seluruh Keterlibatan Hingga ke Pemberi Perintah
•
Tinjauan Yuridis Hak Konstitusional Advokat: Analisis Kasus dan Strategi Hukum Menurut Dr. (C) Firdaus Oiwobo, S.H., S.H.i., M.H.
•
Konsistensi dan Dedikasi: Oki Prasetiawan, SM.,SH.,MH. Hadiri Halalbihalal dan Seminar Nasional PETISI AHLI
•
DPRD Kabupaten Sukabumi Apresiasi Tiga Kecamatan Berprestasi dalam Evaluasi LKPJ Bupati 2025
•
Mosi Tidak Percaya di KONI Kabupaten Bogor: Rizwan Menilai Kepentingan Publik Dipertaruhkan
•
Nelayan Hilang di Perairan Cipunaga, Tim Gabungan Lakukan Pencarian Intensif
•
SASAR OPERASI PEKAT, PULUHAN BOTOL MIRAS DIAMANKAN DI GUNUNG JATI
•
JEMBATAN SILIWANGI AMBRUK DI TEGALBULEUD, LIMA WARGA TERJATUH KE SUNGAI
•
Kondisi Memprihatinkan Jalan Parungkuda–Pakuwon: "Jalan Butut Pulang Kampung" Menjadi Sorotan Publik
•
DITEMUKAN TANPA TANDA KEKERASAN, POLISI DUGA KORBAN MENINGGAL KARENA SAKIT
Popular Articles
•
Kapolres Garut Pimpin Langsung Sistem One Way, Arus Mudik Operasi Ketupat Lodaya 2026 Berjalan Lancar
•
OKI PRASETIAWAN, SM.,SH.,MH.: KONSTRUKSI CITIZEN LAWSUIT PERLU DIKAJI SECARA RIGOROS, BERISIKO KEKELIRUAN FORUM DAN OBJEK SENGKETA
•
KEPUTUSAN KPK ALIHKAN PENAHANAN YAQUT CHOLIL QOUMAS MENJADI TAHANAN RUMAH MENDAPAT SOROTAN
•
Musa Darwin Pane: KPK Boleh Berikan Tahanan Rumah, Tetapi Jangan Ada Diskriminasi
•
Arus Kendaraan di Sejumlah Jalur Utama Terpantau Padat Sejak Pagi