BRIGADIR FAJAR PERMANA GUGUR SAAT MENJAGA KEAMANAN MUDIK LEBARAN 2026, POLDA METRO JAYA LAKSANAKAN LANGKAH PREVENTIF

Terkini 23 Mar 2026 20:35 3 min read 5 views By Media Jejak Sindikat

Share berita ini

BRIGADIR FAJAR PERMANA GUGUR SAAT MENJAGA KEAMANAN MUDIK LEBARAN 2026, POLDA METRO JAYA LAKSANAKAN LANGKAH PREVENTIF
Dedikasi Bhayangkara muda diakui sebagai contoh nyata pengabdian bagi masyarakat

JAKARTA, 23 MARET 2026 – Anggota Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Brigadir Fajar Permana (32), wafat setelah menjalankan tugas pengawalan kelancaran arus mudik Lebaran dalam rangka Operasi Ketupat 2026. Kepergiannya diduga kuat disebabkan oleh kelelahan fisik ekstrem dan gangguan pernapasan setelah bertugas tanpa kenal lelah selama lebih dari 18 jam non-stop di titik pelayanan masyarakat di Gerbang Tol Jakarta-Cikampek Utara.

 

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto, dalam keterangan resmi di Mapolda Metro Jaya pada hari Senin siang, menyampaikan belasungkawa sedalam-dalamnya atas kejadian ini. Menurutnya, almarhum merupakan salah satu personel yang telah ditempatkan di pos strategis sejak awal pelaksanaan Operasi Ketupat 2026 pada tanggal 18 Maret 2026.

 

"Brigadir Fajar Permana mengembuskan napas terakhirnya sekitar pukul 03.15 WIB di Pos Pengamanan Gerbang Tol Jakarta-Cikampek Utara, setelah menjalankan amanah negara dengan penuh dedikasi. Kondisi fisiknya menurun drastis akibat tugas yang dilakukan secara maraton di lapangan, semata-mata untuk memastikan jutaan pemudik bisa tiba di kampung halaman dengan aman dan nyaman," jelas Budi Hermanto.

 

Diketahui, almarhum telah melayani ribuan kendaraan yang melintas melalui titik tersebut, membantu mengatur aliran lalu lintas, menangani kendaraan mogok, serta memberikan informasi rute alternatif kepada pemudik yang mengalami kesulitan. Menurut rekannya yang berjaga bersamanya, Brigadir Fajar telah menunjukkan tanda-tanda kelelahan beberapa jam sebelum kejadian, namun tetap menolak untuk beristirahat dan memilih untuk terus melayani masyarakat.

 

Pihak kepolisian juga memastikan akan memberikan penghormatan terakhir yang layak bagi almarhum, dengan prosesi pemakaman yang akan diselenggarakan sesuai dengan protokol kehormatan Bhayangkara di kampung halamannya di Kabupaten Bekasi pada hari Selasa (24/3). Selain itu, seluruh hak-hak yang menjadi bagiannya akan dipenuhi serta diberikan bantuan santunan finansial dan dukungan sosial bagi keluarga yang ditinggalkan, termasuk istri dan dua anaknya yang masih sekolah.

 

Kepergian Brigadir Fajar Permana menjadi perhatian serius bagi pimpinan Polda Metro Jaya terkait kondisi kesehatan personel yang masih bertugas di lebih dari 250 pos pengamanan sepanjang jalur mudik dari wilayah Jakarta. Langkah evaluasi dan pemantauan berkelanjutan akan dilakukan untuk mencegah terjadinya kejadian serupa, termasuk pengecekan ulang jadwal tugas dan durasi jam kerja personel di lapangan.

 

Sebagai upaya preventif, Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Asep Edi Suheri telah memberikan instruksi khusus kepada Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokkes) untuk meningkatkan langkah-langkah pemeliharaan kesehatan anggota. Tim medis terdiri dari 50 dokter dan 120 perawat telah dibagi menjadi 10 kelompok yang akan secara proaktif melakukan pemeriksaan kesehatan rutin setiap 6 jam di seluruh pos-pos pengamanan yang ada. Selain itu, pihaknya juga akan menyediakan tenda kesehatan khusus dan stok obat-obatan esensial di setiap titik strategis.

 

"Kapolda telah memerintahkan jajaran Dokkes untuk menyisir kondisi kesehatan anggota yang sedang bertugas di lapangan. Langkah ini penting untuk memastikan setiap personel tetap dalam kondisi prima di tengah beban tugas yang tinggi selama masa arus mudik dan balik Lebaran. Kami juga akan menyesuaikan jadwal tugas agar setiap anggota mendapatkan waktu istirahat yang cukup," tambah Budi.

 

Pihak Polda Metro Jaya juga memohon doa dari seluruh masyarakat agar almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa, serta keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan ketabahan dalam menghadapi kehilangan ini. Selain itu, masyarakat juga diimbau untuk selalu mematuhi peraturan lalu lintas dan bekerja sama dengan petugas yang sedang bertugas guna menciptakan kelancaran dan keamanan perjalanan mudik tahun ini.(red)

Media Sindikat News
Chat with us on WhatsApp